从 现在 开始我们 是Elev8

我们不仅仅是经纪商,更是一体化的交易生态系统——分析、交易与成长所需的一切尽在其中。准备好让您的交易更上一层楼吗?

S&P 500 Futures Cetak Kenaikan Tipis, Treasury Yield AS Memantul dari Terendah Bulanan Jelang Risalah Rapat The Fed

  • Pasar global tetap lamban menjelang Risalah Rapat The Fed utama karena berita Asia menyelidiki sentimen risk-on.
  • Kondisi Covid Tiongkok dan rudal Korea Utara bergabung dengan kecemasan pra-RBNZ akan menggambarkan pesimisme di APAC.
  • Para pengambil kebijakan ECB yang hawkish, data AS yang suram dan pidato The Fed yang berulang membebani imbal hasil pada hari sebelumnya.
  • Wall Street ditutup beragam karena para pedagang berusaha keras untuk petunjuk baru menjelang Risalah Rapat FOMC.

Sentimen pasar berkurang pada Rabu pagi karena berita utama dari kawasan Asia-Pasifik menguji selera risiko. Yang juga menantang optimisme adalah sentimen hati-hati menjelang beberapa data/acara utama. Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 memangkas kenaikan awal hari di sekitar 3.950, naik sebesar 0,20% dalam intraday, sedangkan imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS tetap defensif di sekitar level terendah satu bulan, di 2,76% pada sat berita ini tulis.

Penembakan tiga rudal Korea Utara dan ketidaksukaan Jepang terhadap hal tersebut bergabung dengan kecemasan pasar menjelang Risalah Rapat The Fed hari ini dan tampaknya juga membebani optimisme pasar.

Pada baris yang sama bisa jadi adalah berita yang memperbarui lockdown Covid Tiongkok dan dampak negatifnya terhadap ekonomi terbesar kedua di dunia itu. "Beijing telah melanjutkan karantina untuk mengakhiri wabah COVID-nya yang telah berlangsung selama sebulan, sementara di Shanghai, pemerintah berencana untuk mempertahankan sebagian besar pembatasan di tempat bulan ini, sebelum pencabutan yang lebih lengkap dari lockdown dua bulan mulai 1 Juni," kata Bloomberg.

Pada hari Selasa, data yang suram dari data perumahan AS dan pindato The Fed berulang, berbeda dengan komentar-komentar hawkish dari ECB, memberikan tekanan penurunan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Dolar AS. Namun, indeks acuan Wall Street ditutup beragam setelah pullback korektif selama jam-jam terakhir.

Selanjutnya, para pedagang akan memperhatikan Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) karena pergerakan kenaikan suku bunga 50 bp kurang mendapat perhatian akhir-akhir ini. Yang juga penting adalah Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan April, diperkirakan 0,6% versus 1,1% sebelumnya.

Baca: Pratinjau Risalah FOMC Mei: Akankah The Fed Harus Menjual MBS?

Selain beberapa katalis yang disebutkan di atas, risiko yang berasal dari krisis Rusia-Ukraina dan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global, terutama karena Tiongkok dan masalah inflasi di tempat lain, juga akan menjadi penting untuk arah pasar jangka pendek.

USD/JPY Cenderung bearish karena Kemungkinan Perlambatan Momentum Pertumbuhan AS – Goldman Sachs

Analis di Goldman Sachs merekomendasikan untuk menjual USD/JPY melalui opsi selama jangka waktu enam bulan dalam catatan klien terbaru mereka. Kutipa
了解更多 Previous

Analisis Harga USD/CNH: Mundur dalam Pola Segitiga Mingguan di Bawah 6,6700

USD/CNH mengambil pembalikan arah dari punck harian di sekitar 6,6720 saat 50-HMA menguji pergerakan pemulihan di dalam pola segitiga mingguan. Meski
了解更多 Next