นับต่อจากนี้ เราคือ Elev8
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
เราไม่ได้เป็นแค่โบรกเกอร์ แต่เป็นระบบนิเวศการเทรดครบวงจร ทุกสิ่งที่คุณต้องการในการวิเคราะห์ เทรด และเติบโตอยู่ในที่เดียว พร้อมยกระดับการเทรดของคุณหรือยัง?
Pasangan USD/JPY secara bertahap bergerak lebih tinggi di awal sesi Eropa dan diperkirakan akan menyentuh level psikologis 130,00 setelah melanggar resistance intraday di 129,45. Aset ini telah membentuk Pembalikan Penolakan pada pembukaan yang bullish karena pergerakan pembukaan yang bearish bertemu dengan aksi beli responsif, yang mendorong aset ini di atas harga pembukaan ke level tertinggi 129,45.
Federal Reserve (The Fed) mengejar untuk menekan likuiditas ekonomi. Meningkatnya tekanan inflasi bersama dengan pasar tenaga kerja yang ketat memukul upah rumah tangga. Tagihan energi yang lebih tinggi dan harga makanan melemahkan pendapatan riil rumah tangga, yang mengurangi kepercayaan mereka pada ekonomi. Jadi para investor harus bersiap untuk kenaikan besar suku bunga oleh The Fed.
Juga, ketua The Fed Jerome Powell dalam wawancaranya dengan program radio nasional Marketplace menyatakan bahwa The Fed dapat menampilkan dua kenaikan suku bunga lagi sebesar 50 basis poin (bp) dalam dua pertemuan kebijakan moneter berikutnya. Dan, pernyataan itu tampaknya jelas bertanggung jawab atas kekuatan greenback berbasis luas.
Di sisi Jepang, Bank of Japan (BOJ) akan tetap berpegang pada kebijakan moneter konservatifnya karena Gubernur BOJ Harihuko Kuroda menyatakan bahwa ekonomi telah gagal dalam mencapai tingkat pertumbuhan sebelum pandemi. Berlanjutnya kebijakan moneter yang hati-hati akan tetap membuat para pembeli yen terus tertekan.
Pada sesi hari ini, para investor bersiap untuk data Penjualan Ritel AS yan kuat di tengah suku bunga yang lebih tinggi. Penjualan Ritel Bulanan AS terlihat pada 0,7% terhadap data sebelumnya sebesar 0,5%.