अब से हम Elev8 हैं

हम केवल एक ब्रोकर नहीं हैं। हम एक ऑल-इन-वन ट्रेडिंग इकोसिस्टम हैं—आपको विश्लेषण करने, ट्रेड करने और बढ़ने के लिए जो कुछ भी चाहिए, वह एक ही स्थान पर है। क्या आप अपने ट्रेडिंग को ऊँचा उठाने के लिए तैयार हैं?

Batu Bara ICE Newcastle Memasuki Pekan dengan Sekumpulan Perkembangan Baru dari Timur Tengah

  • Batu Bara ICE Newcastle mempertahankan tren sideways memasuki pekan baru.
  • Presiden AS, Trump, memberikan ancaman kepada Iran agar membuka Selat Hormuz.
  • Pasar menantikan informasi terbaru di dalam negeri pasca libur panjang di Indonesia.

Harga batu bara ICE Newcastle front month menutup pekan lalu di 139,30 dan menuju pekan baru dengan mempertahankan tren konsolidasi sideways dalam jangka pendek. Tren tersebut terbentuk sejak 3 Maret 2026 saat harga meraih tertinggi baru tahun di 150,00 sementara di sisi bawah dibatasi oleh 130,00.

Namun dalam jangka lebih panjang, batu bara ini terlihat berada dalam tren bullish mengingat posisinya yang berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang diperkuat setelah meletusnya perang antara AS-Israel dengan Iran pada akhir bulan Februari. Yang perlu diperhatikan adalah Relative Strength Index (RSI) 14-hari tepat di atas level netral 50 mengindikasikan momentum bullish terlihat memudar.

Cuaca di pelabuhan Newcasle Australia di sekitar 20°C hingga 22°C dengan kemungkinan hujan ringan di sekitar area pada saat berita ini ditulis. Namun, cuaca ini diprakirakan tidak memengaruhi proses pemuatan batu bara secara signifikan. Dengan demikian, faktor cuara diprakirakan tidak menjadi faktor dominan dalam memengaruhi harga pada hari ini.

Batu bara akan memulai minggu perdagangan baru dengan perkembangan baru dari Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dalam unggahan di media sosialnya mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran jika negara tersebut tidak membuka Selat Hormuz pada hari Selasa.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat melonjak ke $106,44 di perdagangan sesi Asia Senin ini di seputar berita di atas untuk saat ini bergerak di area $102,81 pada saat berita ini ditulis.

Ketidakpastian atas apakah Selat Hormuz dapat dilalui atau tidak dalam waktu dekat mengaburkan prospek distribusi minyak dan (Liquified Natural Gas/LNG) dari kawasan tersebut sehingga pada akhirnya mendorong permintaan batu bara sebagai alternatif komoditas untuk pembangkit listrik untuk menggantikan LNG secara sementara.

Meskipun Reuters mengutip sumber yang mengetahui informasi terkait melaporkan bahwa AS dan Iran membahas kesepatakan untuk mengakhiri pertikaian hari ini, para pedagang tampak menantikan pengumuman resmi sebelum bereaksi secara signifikan.

Di dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia merilis Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama April 2026 dalam Kepmen ESDM No. 135.K/MB.01/MEM.B/2026. Sebagian besar menunjukkan kenaikan dengan perincian sebagai berikut;

  • Batubara (6.322 GAR) $99,87 turun dari $103,01
  • Batubara I (5.300 GAR) $72,28 naik $71,55
  • Batubara II (4.100 GAR) $49,99 naik dari $48,32
  • Batubara III (3.400 GAR) $35,23 naik dari $34,25

Pasar Indonesia dibuka kembali dari libur panjang pekan lalu sehingga belum ada berita energi terbaru di dalam negeri. Berita terkait yang signifikan baru-baru ini adalah pemerintah tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk menjaga daya beli masyarakat, meskipun harga minyak dunia menunjukkan kenaikan selama perang di Timur Tengah.

Sementara untuk BBM non-subsidi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, menyebut bahwa mereka masih melakukan pembahasan dengan tim Pertamina dan SPBU swasta apakah akan ada penyesuaian ke depan, seperti diinformasikan dalam situs Kementerian ESDM.

Grafik Harian Batu Bara ICE Newcastle

Batu Bara ICE Newcastle
Grafik harian Batu Bara ICE Newcastle

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Kontrak Berjangka Dow Jones Pulih dari Kerugian Terbaru Saat Laporan Menunjukkan Pembicaraan Gencatan Senjata AS-Iran

Kontrak berjangka Dow Jones telah memulihkan kerugian harian dan diperdagangkan sekitar 46.660, naik sebesar 0,06%, selama perdagangan sesi Eropa pada hari Senin, menjelang pembukaan reguler Amerika Serikat (AS)
अधिक पढ़ें Previous

Minyak: Kejutan pasokan mendorong divergensi global – BNY

Bob Savage dari BNY menyoroti guncangan pasokan Minyak yang parah, dengan Brent bulan depan melonjak di atas US$140 dan harga forward jauh lebih rendah, memperketat kondisi keuangan global
अधिक पढ़ें Next